SATUNUSA.CO, LOTIM - Mahasiswa di Lombok Timur kembali turun jalan melakukan aksi unjuk rasa bela Palestina di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa (25/05). Mereka tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Patuh Karya Memanggil.
Para mahasiswa ini mulai melakukan orasi sejak pukul 09.00 Wita di simpang empat Taman Rinjani Selong dan Kantor DPRD Lombok Timur.
Dalam orasinya, mahasiswa mendesak pemda mengeluarkan pernyataan sikap mengutuk aksi agresi Israel dan melakukan penggalangan donasi dari kalangan ASN untuk Palestina, disamping mendorong agar pemerintah lebih aktif melakukan pembelaan terhadap Palestina.
"Kita tak hanya meminta pernyataan secara lisan, maupun maupun media sosial dan pamplet, tapi kita minta pernyataan sikap dengan kebijakan termasuk himbauan untuk berdonasi ke saudara kita di Palestina,"ucap Kordum Aksi, Ade Putra Kurniawan.
Setelah berorasi, peserta aksi diterima Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM.Juaini Taofik. Di depan mahasiswa, Taofik menegaskan Pemda punya komitmen yang sama mengutuk kezoliman yang dilakukan Israel terhadap Palestina.
Meski dengan cara berbeda, tapi tujuannya tetap sama. Karna lanjut sekda, semua terikat dengan pembukaan UUD 1945 yaitu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.
"Presiden, gubernur telah menyatakan sikap, maka kita tegak lurus mendukung Palestina,"tegasnya.
Aksi damai yang digalang para mahasiswa, tambahnya diharapkan bisa menggugah seluruh elemen untuk peduli terhadap Palestina.
Selain mengutuk zionis Israel, para pendemo juga melakukan aksi simpatik dengan menggalang donasi untuk Rakyat Palestina di lokasi aksi.
Setelah berorasi dan diterima Sekda Lombok Timur, peserta aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib. Aksi damai ini dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Lombok Timur.