SATUNUSA.CO,LOTIM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisik (BMKG) mencabut peringatan dini tsunami pasca gempa magnitudo 7,4 di Larantuka, NTT. Peringatan dini tsunami dicabut setelah dua jam pasca gempa utama.

“Sekarang sudah 2 jam setelah kejadian, sekarang pukul 13.00 lebih 24 menit artinya sudah lebih dari 2 jam setelah kejadian dan tidak adanya kenaikan muka air laut lagi, maka peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir,”terang Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati saat Konferensi Pers secara virtual, Selasa (14/12).

Sebelumya, BMKG merilis gempa magnitudo 7,5 yang kemudian di-update 7,4 mengguncang wilayah Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa pagi, sekitar pukul 10.20 WIB. Pusat gempa terjadi di lokasi 7.59 LS, 122.26 BT  sekitar 112 km Barat Laut LARANTUKA dengan kedalaman 12 km. (ram)