SATUNUSA. CO, LOTIM - Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi Sj bersilaturrahmi dengan insan pers dan para aktivis di kediaman pribadinya di Desa Bagek Papan Kecamatan Pringgabaya, Jumat (29/04/2022).
Di depan insan pers dan para aktivis, Wabup Rumaksi menegaskan silaturrahmi antara pemimpin dengan yang dipimpin harus dibangun tanpa sekat. Seperti acara malam ini, ujarnya, didisain bebas, tanpa sekat dan protokol resmi.
"Kalau sialturrahmi nyambung tidak ada sekat, karna kami adalah pelayan, adik adik lah bos kami", ucapnya.
Di alam demokrasi, tegasnya, kritik dari berbagai elemen masyarakat termasuk dari insan pers dan aktivis adalah suatu hal yang wajar sebagai sarana saling mengingatkan.
"Kalau kritik soal biasa, sebagai sarana saling mengingatkan. Tidak ada pemimpin yang sempurna, yang sempurna hanya milik Allah", ujar.
Namun demikian, kritik yang disampaikan harus tetap dilakukan dengan obyektif dengan tujuan untuk saling mengingatkan, apalagi itu pemimpin pemerintahan.
"Boleh kritik, tapi jangan membenci, hilangkan kebencian dihati", imbuhnya.
Bagi pemimpin yang berwenang mengeluarkan kebijakan, lanjut mantan Anggota DPRD NTB ini , kritik itu penting sebagai bahan evaluasi. Kritik harus direspon dengan arif dan bijaksana untuk perbaikan.
"Selama ini, apapun bentuk kritik, kita tidak pernah respon negatif, tapi sebagai bahan untuk evaluasi diri",tutupnya. (ram)