SATUNUSA. CO, LOTIM - Wakik Ketua DPRD Lombok Timur H. Daeng Paelori menyorot beberapa jabatan eselon II lingkup Pemkab  Lombok Timur (Lotim) yang kosong  setelah dimutasi beberapa waktu lalu. Diantaranya Kadis Pariwisata, Kadis Kominfo dan Kadis Sosial. 

Kekosongan jabatan tersebut dinilai cukup mempengaruhi roda pemerintahan di OPD tersebut. Terlebih lagi jabatan Kadis yang kosong untuk sementara masih diisi oleh Plt. Karenanya dewan meminta Pemkab Lotim dalam hal ini untuk segera mungkin mengisi jabatan eselon II yang kosong tersebut.

" Kalau ada jabatan yang lowong dan kosong harus segera diisi " ungkap H. Daeng Paelori. 

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar ini meminta pengangkatan pejabat terutama kepala dinas harus lebih mengutamakan orang yang berkompeten, profesional dan loyal ke pimpinan. Dengan demikian, tegasnya, apa yang menjadi  program prioritas dan  visi misi pemerintah yang sekarang bisa terealisasi disisa jabatan bupati dan wakil bupati yang tinggal kurang dari dua tahun lagi. 

" Sekarang harus dihilangkan kesan pengangkatan pejabat karena  ada hubungan emosional, maupun karena timses. Cara - cara seperti itu sudah tidak berlaku lagi "tandasnya. 

Dia melanjutkan, disisa masa jabatan  kurang lebih dua tahun bupati dan wakil bupati tentunya memiliki beban dan tanggung jawab terhadap visi dan misinya. Karenanya imbuh dia pengangkatan pejabat harus dilakukan secara selektif sesuai dan kemapuan yang dimiliki oleh pejabat tersebut agar program prioritas bisa direalisasikan sebelum masa jabatan berakhir.  Daeng juga mengatakan sejak beberapa waktu terakhir ini  telah berulang kali dilalukan mutasi mulai dari pejabat eselon III  dan II.  Hal ini menandakan bahwa pejabat yang dimutasi itu banyak dari mereka kinerjanya tidak memuaskan.

" Mutasi yang dilakukan tentu karena  berdasarkan hasil penilaian bupati. Salah satu indikator dimutasi oleh bupati karena kinerja pejabat itu tidak efektif. Dan kita di dewan juga sangat mendukung langkah seperti itu. Makanya pengangkatan pejabat berikutnya juga harus dilakukan secara selektif tanpa ada embel- embel lain. Karena kita semua menginginkan supaya nantinya pemerintah sekarang mengakhiri masa jabatannya  dengan khusnul  khotimah " harapnya. 

Sementara itu Bupati Lotim HM. Sukiman Azmy  memberikan tanggapan terkait di  mutasinya Mahsin dari jabatan kepala Dinas Sosial menjadi Asisten II. Yang bersangkutan digeser salah satunya karena bupati tidak puas dengan kinerja mahsin. Selama menjabat Kadis Sosial banyak persoalan sosial yang tidak mampu diselesaikan.

" Kalau diganti tentunya karena tidak memenuhi syarat. Jika tidak kinerjanya tidak memenuhi hajat orang banyak maka ditempatkan ditempat lain yang tidak berhadapan langsung dengan pelayanan masyarakat " tutupnya. (*)