SATUNUSA. CO, LOTIM - Polisi, pemain dari sejumlah klub bola dibawah PSSI dan suporter Aremania Lombok Timur menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan di Lapangan Tugu Selong, Sabtu 08/10/2022) malam.
Mereka memanjatkan zikir dan doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan. Kemudian, satu persatu mulai dari Koordinator Wilayah Suporter Aremania Lombok Timur, Kapolres Lombok Timur, Ketua PSSI Lombok Timur dan Dandim 1615 mengucapkan belasungkawa.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam terhadap saudara saudara kita akibat kejadian Kanjuruhan Malang, "ucap Kapolres Lombok Timur, AKBP Hery Indra Cahyono.
"Kepada saudara kita yang masih sakit semoga diberikan kesembuhan dan kesehatan seperti sediakala, "sambungnya sembari berharap kejadian serupa tidak terulang dikemudian hari.
Setelah zikir dan do'a, polisi dan suforter mengheningkan cipta dan menyalakan lilin sebagai bentuk duka mendalam terhadap para korban.
Koordinator Wilayah Aremania Lombok Timur Sam Ambon mengatakan semua Aremania merasakan duka mendalam atas kejadian ini dan sampai sekarang masih membekas.
"Yang bisa kami lakukan adalah berdoa mengiringi kepergian saudara saudara kami di Malang, "ujar Ambon.
Kedepan, dia mengajak semua elemen untuk menciptakan sepak bola yang fair dan menyenangkan. "Karna itu tujuan awal sepak bola. Kita datang menonton pertandingan, bukan untuk dibantai, "tandasnya.
Sementara itu Wakil Bupati Lombok Timur H. Rumaksi SJ selaku Ketua PSSI Lombok Timur mengatakan kejadian Kanjuruhan menjadi pelajaran bagi semua pihak tanpa harus saling menyalahkan satu sama lain. Dibalik peristiwa ini, ujarnya, pasti hikmahnya.
Sebagai pengurus PSSI, dia berharap peristiwa ini bisa menjadi momentum pembenahan, termasuk berbagai peraturan pertandingan diatur dengan baik selaras dengan aturan FIFA.
"Dengan demikian apa yang terjadi di Kanjuruhan Malang tidak terjadi lagi di dunia sepak bola, "tegasnya.
"Kejadian ini luar biasa, menelan korban. Karna itu, semua kita harus mengevaluasi diri, " sambungnya
Rumaksi mengapresiasi apa yang digagas Aremania Lombok Timur sebagai dukungan dan partisipasi dengan doa bersama untuk para korban. (ram)