SATUNUSA. CO, LOTIM - Kapolda NTB Irjen Pol. Tomsi Tohir melantik 154 Bintara Polri 2019/2020 angkatan 44 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Belanting, kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Senin (02/03).
Ratusan siswa ini sudah menjalani Pendidikan Pembentukan Bintara Polri selama 7 bulan dari 6 Agustus sampai 2 Maret 2020. Mereka mengikuti 39 materi pelajaran termasuk berbagai latihan fisik dan keterampilan dalam menjaga Kamtibmas.
Ratusan Bintara Polri yang baru lulus ini diberikan pangkat Brigadir dua. Mereka akan di tempatkan di sejumlah Polda dan satuan kerja Polri. Tapi untuk sementara mereka akan bertugas di Polda NTB.
Dalam amanah Kapolri menyampaikan keberhasilan siswa hingga menjadi anggota Polri tak lepas dari peran keluarga, orang tua.
"Karena itu tunjukkan ke mereka sebagai anggota Polri yang berprestasi dan menjadi kebanggaan orang tua, berguna bagi bangsa dan negara," tegas Kapolda NTB Irjen Pol Tomsi Tohir membacakan amanah Kapolri.
Kapolda berharap, ratusan anggota bintara yang baru dikantik bisa menambah kekuatan Polda NTB dalam mewujudkan kamtibmas. Dari ratusan siswa yang dinyatakan lulus sebagai Bintara Polri, banyak diantaranya dari anak petani, buruh pasir dan profesi lain. Ini menunjukkan seluruh warga negara punya peluang yang sama menjadi anggota Polri.
Karena memang, lanjut Tomsi, saat ini proses penerimaan anggota Polri sangat transfaran.
"Tidak dipungut biaya. Kalau ada yang bilang ada yang pungut biaya, itu bohong semua, bisa dilaporkan", tegasnya, sembari menambahkan, tahun ini penerimaan yang jumlahnya jauh lebih besar yaitu 195 personil.
Sementara para orang tua anggota Bintara yang hadir menyaksikan pelantikan merasa bahagia anaknya bisa lulus menjadi anggota Polri, mengabdikan untuk bangsa dan negara.
"Sangat bahagia karena anak saya bisa lulus melewati berbagai ujian," ujar Lalu Hamdi Tarmizi, salah seorang orang tua anggota Bintara asal Taliwang Sumbawa Barat yang sehari hari berprofesi sebagai kuli pasir. (Rm. SN)