SATUNUSA.CO, LOTIM - Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur kembali mengukir prestasi. Kali ini, desa wisata ini terpilih sebagai Pusat Unggulan Inovasi Desa oleh Lembaga Internasional United Nations Office of Souteh -South Cooperation (UNOSSC) Republik Korea Bekerjasama dengan Kementerian Desa dan PDT RI.
Ada 5 Desa di Indonesia yang dipilih dalam Program ini yaitu Nglanggeradesan, Gunung Kidul Yogyakarta, Desa Panggungharjo, Bantul Yogyakarta, Desa Cikelat, Sukabumi Jawa Barat, Desa Pujon, Malang Jawa Timur dan Desa Kembang Kuning, Lombok Timur, NTB.
Khusus desa Kembang Kuning, UNOSSC tertarik dengan potensi pesona alam, inovasi Pemerintah Desa, BumDes, partisipasi masyarakat, dan berbagai terobosan yang dilakukan dalam membangun masyarakat di wilayah perdesaan.
"Sebelum ada BumDes pendapatan desa kami hanya 5 juta, sekarang pendapatan desa di atas 500 juta. Ini bisa menguatkan ekonomi masyarakat kami, " papar Kades Kembang Kuning H. Lalu Sujian saat FGD dengan Kemendes RI dan Perwakilan UNOSSC secara virtual, Jumat kemarin, (18/09)
Dia memaparkan, potensi pertanian dan pariwisata menjadi kekuatan ekonomi warganya. Kardna itu, ujar Lalu Sujian, potensi ini dikelola dengan baik dengan partisipasi masyarakat yang tinggi.
"Alahmadilillah berbagai upaya yang kita lakukan, termasuk di sektor wisata, masyarakat mulai menikmati hasilnya. Kami bisa menekan angka kemiskinan di desa kami, " tandasnya.
5 Desa yang menjadi Pusat Unggulan Inovasi Desa ini akan menjadi best practice atau pengalaman baik, sarana pembelajaran bagi desa desa di dunia melalui modalitas Kawasan Selatan - Selatan Terpadu (KSST), Kawasan Berkembangan Afrika - Asia.(ram)