SATUNUSA.CO,LOTIM- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Lombok Timur, Senin siang (14/12) mengakibatkan banjir dan air sungai Cerme di desa Labuhan Lombok meluap ke jalan raya dan pemukiman warga.

Banjir setinggi hingga pinggang orang dewasa ini, menggenangi pemukiman warga di dua desa  yaitu Seruni Mumbul dan desa Labuhan Lombok Kecamatan Pringgabaya.

Banjir sempat mengganggu pengguna jalan yang melintas di jalan raya Labuhan Lombok menuju Sambelia sepanjang sekitar 2 kilometer.

"Desa Seruni Mumbul total rumah terendam banjir 1551 unit. Sedangkan,
Desa Labuhan Lombok  totalnya 394 unit," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lombok Timur, Iwan Setiawan, Senin malam (14/12).

Tak hanya di dua desa di wilayah Pringgabaya kata Iwan, desa terdampak banjir juga mengakibatkan sejumlah infrastruktur di desa Perigi Kecamatan Suela rusak.

"Desa Perigi, 2 unit rumah kerusakan pada tembok dan 1 sekolah (SD 4 Perigi) kerusakan pada tembok halaman, " paparnya.

Tim Reaksi Cepat BPBD Lombok Timur bersama TNI Polri, PMI dan Petugas SAR setempat masih berada di lokasi melakukan evakuasi dan membersihkan material akibat banjir.

Petugas sudah memasang tenda pengungsi di areal masjid Nurussa'adah desa Seruni Mumbul
dan mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki. Warga membutuhkan berbagai kebutuhan mendesak lainnya.

"Kebutuhan logistik air mineral dan makanan siap saji serta kebutuhan dapur umum Dinas Sosial",tambahnya.

Hingga pukul 16. 00 Wita, hujan sudah mulai reda dan genangan air sudah mulai surut dari jalan dan pemukiman warga.

Fenomena cuaca ekstrem diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari kedepan. Karena itu, diimbau agar warga tetap waspada terhadap terjadinya potensi bencana banjir dan bencana lainnya.(ram)