KARANTINA: Petugas sedang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Pekerja Migran Indonesia di Rusunawa Labuhan Lombok.

Pulang Kampung, 160 PMI Jalani Karantina di Rusunawa Labuhan Lombok

SATUNUSA.CO,LOTIM-Petugas dari Satuan Tugas Penanganan Covid- 19 menjemput 81 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Malaysia di Bandara Zainuddin Abdul Majid Praya Lombok Tengah ,Sabtu sore (23/01).

Setelah melalui proses pendataan, mereka langsung dibawa ke Lombok Timur untuk menjalani karantina selama 5 hari di Rusunawa, Desa Labuan Lombok, Kecamatan Pringgabaya.

"Ada 81 PMI kita asal Lombok Timur dari 176 PMI yang tiba di Bandara hari ini. Mereka langsung kita bawa ke rusunawa, " ungkap Kepala Bidang PPTK Dinas Tenaga Kerja Lombok Timur, Moh. Hirsan yang ikut mendampingi PMI dari Bandara.

Tiba di Rusunawa, puluhan PMI ini dicek kesehatannya, mulai dari pengecekan suhu tubuh hingga tes swab. Baru, mereka diperbolehkan masuk ke kamar  masing - masing yang telah disediakan.

Saat total 160 PMI sudah berada di lokasi karantina, Rusunawa sejak mulai penjemputan tanggal 21 Januari 2021. Proses karantina ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah setempat untuk mencegah penyebaran COVID 19.

"Para PMI yang pulang ini sebagian besar PMI repatriasi karena habis kontrak dan PMI yang tidak resmi dan dipulangkan ke negara asal, " jelas Kepala DinasTenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Timur, Supardi.

Para PMI yang dikarantina ini, papar Supardi,  menjalani tes swab dua kali yaitu saat tiba di Rusunawa dan kembali ke keluarga masing - masing, selesai karantina.  Jika hasil pemeriksaan RT-PCR menunjukkan hasil negative, maka PMI diperbolehkan pulang secara mandiri atau dijemput keluarga.

"Jika hasil pemeriksaan R PCR menunjukkan hasil positif, maka akan dilakukan perawatan di Rumah Sakit rujukan Covid-19, " tambahnya.

Diperkirakan ada 700 sampai 800 PMI asal Lombok Timur dari 2200 PMI asal NTB yang akan pulang ke kampung halaman.(ram)

Facebook Google Twitter