Petugas medis sedang melakukan pemeriksaan kepada salah seorang santri

53 Santri di Lombok Timur Positif Covid-19 Setelah Jalani Rapid Test Antigen

SATUNUSA.CO, LOTIM- Sebanyak 53 santri  Ma'had Islah Bina Al Ummah di Aikmel Lombok Timur dinyatakan terkonfirmasi positif setelah menjalani rapid test antigen, Jumat, (19/02).

Puluhan santri diketahui positif Covid-19 berawal dari adanya sejumlah santri yang mengeluhkan sakit dan kehilangan rasa penciuman ke petugas Puskesmas yang saat itu melaksanakan UKS Pontren, Selasa 16 Februari 2021.

Petugas lalu membawa 4 santri ke Puskesmas Aikmel dan dilakukan rapid test anti body, semua hasilnya non reaktif. Namun karena curiga, ada santri yang mengeluhkan kehilangan rasa penciuman, petugas kemudian melakukan rapid tes antigen terhadap 10 santri.

"Karena kita curiga ada santri yang mengeluh anosmia, hari Selasa langsung kita lakukan rapid test antigen terhadap 10 santri, hasilnya 5 positif," ungkap Kepala Tata Usaha Puskesmas Aikmel, Hamdi Mazkur yang ikut mendampingi Tim Gerak Cepat Puskesmas melakukan rapid tes antigen, Jumat pagi.

Selanjutnya hari Rabu, ujar Hamdi, petugas kembali melakukan rapid test antigen terhadap 47 santri, hasilnya 12 orang positif. Kemudian kegiatan serupa dilakukan terhadap 53 santri, hasil 13 orang positif.

Terbaru, rapid test antigen yang dilakukan Jumat, 19 Februari 2021 terhadap 63 santri, hasilnya 23 positif sehingga totalnya 53 santri yang dinyatakan terkonformasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen.

Petugas sudah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan Ponpes dan melakukan tracing kontak terhadap ratusan santri yang belajar di Ponpes ini.

Sementra itu, akses pintu masuk Ma'had Islah Bina Al Ummah diperketat. Pengasuh Ponpes Ustadz Husnun Munif mengaku sejak pandemi merebak, pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat.

Bahkan, tegasnya, selama pandemi orang tua santri dibatasi bertemu dengan para santri untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pondok pesantren.

"Ini ujian kita, kita berharap semua sehat, dan Insya Allah faktanya semua sehat karena mereka reaktif tanpa gejala," imbuhnya.(ram)

Facebook Google Twitter