MEDIS: Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy bersama petugas kesehatan di RSUD.dr.R.Soedjono Selong, Lombok Timur.

Kasus Covid-19 Bertambah 21 Orang, Setengahnya Kluster Unram

SATUNUSA.CO LOTIM- Kasus Covid 19 di Lombok Timur bertambah dari 34 menjadi 55 kasus per 20 Januari 2020. Ada penambahan 21 kasus. Petugas telah melakukan tracing kontak untuk mencegah penularan Covid 19.

"Setengah dari jumlah ini merupakan cluster Unram, banyak warga Lotim ber KTP  yang tinggal di Mataram," ungkap Sekda Lombok Timur selaku Sekretaris Satuan Tugas Penanganan Covid 19, M. Juani Taofik, Selasa (19/01).

Adanya penambahan kasus ini, kata Taofik, menunjukkan pandemi masih terjadi sehingga jangan sampai lengah dan tetap mematuhi protokol kesehatan, menerapkan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Kita berharap kewaspadaan semua, khususnya masyarakat  Untuk tetap waspada, silahkan berkegiatan namun tetap dengan Prokes Covid 19, " harapnya.

Ia mengingatkan adanya vaksin bukan berarti kasus Covid - 19 sudah tidak ada, lebih lagi Lombok Timur sampai saat ini belum menerima vaksin karena ketersediaan terbatas.

"Kami akui ada anggapan, setelah ada vaksin dianggap Covid selesai, padahal vaksin belum disuntikkan di Lotim, bahkan sesuai prioritas. Para Nakes dulu diawal Februari, baru kemudian sebagian masyarakat dan tujuan utamanya adalah terjadinya herd Immunity, " jelasnya.

Baca juga: Pemkab Lotim Buka Ruang Kerjasama Bersama TNGR untuk Pengembangan Otak Kokok dan Sembalun

Sementara itu, Data per 19 Januari 2020, kasus Covid-19 di Lombok Timur 791 orang, masih menjalani Isolasi 55 orang, sembuh 704 orang dan meninggal 32 orang.

"Rata - rata pasien yang meninggal disertai penyakit penyerta," tambah taofik.(ram)

Facebook Google Twitter