SATUNUSA.CO,LOTIM - Banjir menerjang wilayah kecamatan Jerowaru Lombok Timur akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut sejak Jumat malam.
Ada beberapa dusun di 4 desa terdampak banjir yaitu desa Sukaraja, Sukadamai, Wakan dan Pandan Wangi. Air masuk ke pemukiman warga sejak Sabtu pagi.
"Tadi kira-kira jam 6 air tiba-tiba menggenangi rumah kami," tutur Lia, salah seorang warga, Sabtu, 14 Maret 2020.
Banjir merendam 131 rumah warga dan puluhan hektar persawahan. Warga bergotong royong menyelamatkan barang dan perabotan berupa tempat tidur, TV, kulkas dan peralatan lain. 1(satu) rumah warga di dusun Lingkok Lauk Desa wakan mengalami rusak berat.
Terjangan banjir akibat luapan sungai Rungkang desa Sukadamai juga merobohkan pagar tembok SDN 8 Sukaraja sepanjang 50 meter. Air setinggi betis orang dewasa menggenangi lapangan sekolah dan meluber ke seluruh ruang kelas.
"Siswa terpaksa kita pulangkan lebih awal karena air masuk ke ruang kelas, "ujar Kepala SDN 8 Sukaraja, H. Ismail.
Sementara di dusun Orang, desa Pandan Wangi, air embung meluap ke jalan utama karena tidak kuat menampung volume air. Petugas BPBD yang ada di lokasi memasang tali untuk membantu warga hingga bisa melintas di jalan utama.
"Jika curah hujan tinggi sampai malam hari, kita kerahkan petugas untuk piket di embung Tembeng sebagai langkah antisipasi,"ungkap Sekda Lombok Timur, M. Juani Taofik yang saat ini masih berada di lokasi bersama petugas BPBD membantu warga.
Dalam jangka menengah dan panjang, jelas Sekda dibutuhkan normalisasi Kali Ganti dan Pelapak. Pihaknya segera untuk berkoordinasi dengan BWS. Hingga pukul 11.00 Wita air sudah mulai surut, tapi air masih menggenangi beberapa dusun.(Rm. SN)