SATUNUSA.CO, LOTIM -Suasana di Pelabuhan Kayangan, Labuhan Lombok, Lombok Timur lengang sejak hari pertama penyekatan larangan mudik yang dimulai sejak Jumat malam,(07/05) pukul 00.00 WITA.
Sampai Sabtu siang, pelabuhan kayangan lengang, tidak ada antrian kendaraan penumpang di areal parkir pelabuhan, kecuali hanya beberapa kendaraan yang mengangkut logistik. Pun di dalam kapal, kursi penumpang kosong, hanya terlihat sejumlah ABK, sopir kendaraan logistik dan ASN yang melakukan perjalanan dinas ke Pulau Sumbawa.
Puluhan kendaraan roda dua dan empat terpaksa putar balik karena tidak diizinkan petugas melintas memasuki kawasan pelabuhan untuk menyebrang. Namun demikian, ada beberapa pemudik asal Bima yang memilih bertahan di depan pintu masuk pelabuhan setelah diminta putar balik dengan berbagai alasan.
"Sesuai edaran, penyekatan kita mulai sejak tadi malam (Selasa) pukul 00.00 WITA untuk pelarangan mudik, " ungkap Kapolsek KP3 Kayangan, IPDA Sahiman, Sabtu (08/05).
Petugas gabungan dari TNI Polri, ASDP, Dinas Perhubungan, Pol PP yang bersiaga di pintu masuk pelabuhan.
melakukan penyekatan dengan ketat. Setiap kendaraan logistik yang melintas di pintu masuk pelabuhan diperiksa untuk memastikan tidak ada pemudik yang lolos dari penjagaan petugas.
"Sesuai edaran, yang dibolehkan itu kendaraan logistik, mobil ambulance, mobil jenazah seperti tadi pagi ada yang menyebarang, TNI Polri dan ASN dalam rangka tugas dinas," terangnya.
Sesuai surat edaran Gubernur yang ditandatangi Sekda NTB tanggal 4 Mei soal pembatasan pergerakan orang, penyekatan mudik 2021 dilaksanakan sejak tanggal 7 sampai dengan 17 Mei 2021.(ram)

