CERPEN
Temanku itu mengetuk pintu apartemen sesaat setelah aku mematikan lampu untuk tidur. Hujan awet dan tipis-tipis mengguyur jendela juga barangkali bebe...
CERPEN
Oleh : N Laely Langit masih sembab usai menghamburkan begitu banyak air, ketika pagi itu dapur pecah oleh keramik beradu lantai marmer. Selusi...
CERPEN
Oleh : LAELY N SUDAH pukul satu lewat tigapuluh menit. Para pegawai masih lalu lalang, sibuk. Seorang perempuan, Rohmi namanya, terlihat menyapukan...
CERPEN
CERPEN : Moch. ALI BD Dua orang remaja perempuan, terlihat sedang menyabit rumput di hamparan sawah di musim panas yang berkepanjangan tahun...
CERPEN
CERPEN : ANI DS Sejak pertama melihat laki-laki itu aku berfikir ada yang tidak biasa pada tatapannya. Bukan, bukan tentang caranya menatapku...
CERPEN
Cerpen : Ani DS. Aku memandangi perempuan di hadapanku. Wajahnya kuyu, dengan kulit kusam tak terurus. Ada lingkaran hitam di bawah matanya yang sa...
CERPEN
Cerpen: Ani Ds. - - - Arien merenungi mi goreng di hadapannya yang masih menguapkan panas. Segundukan mi goreng dengan bawang bombay dan daging cin...
CERPEN
CERPEN : WW SIDIK “Apa hal yang paling gila yang kau lakukan seumur hidupmu?” Aku diam. Hal paling gila? Kenapa dia tiba-tiba bertan...
CERPEN
Cerpen : Rifat Khan Tode. Entah mengapa setiap kali mengingat nama itu, tubuhku seperti menggigil. Tode adalah lelaki cerdas dengan badan kurus tin...
CERPEN
Oleh : ALI BD ----------------------------- Siang ini baru pertama kali dalam hidupku melihat dari dekat sebuah selat yang dalam cerita babad pe...