SATUNUSA.CO, LOTIM - Pusuk, Sembalun kini tak lagi hanya tempat perlintasan maupun persinggahan bagi wisatawan, melainkan sebagai obyek wisata baru yang banyak dikunjungi."Kita memang sengaja kesini, foto - foto. Terus nanti kita ke bale belek, jalan jalan keliling Sembalun," ujar Umi Ati, salah seorang pengunjung asal Gunung Sari, Lombok Barat. Ia berlibur bersama keluarga menikmati keindahan alam Sembalun.

Wisatawan yang berkunjung ke Sembalun termasuk para pendaki Gunung Rinjani pasti menyempatkan diri singgah di Pusuk, hanya untuk melepas lelah atau sekedar menikmati kopi setelah melintasi jalan yang berkelok dan terjal. Wisatawan makin betah karena pemerintah sudah menyiapkan sejumlah fasilitas dan infrastruktur yang cukup memadai.

Puncak Taman Wisata Pusuk berada di atas ketinggian 1.250 meter dari permukaan laut membuat mata bebas memandang panorama alam Sembalun dari titik ketinggian. Dari puncak ini, pengunjung bisa menikmati hijaunya persawahan, gugusan tebing-tebing curam dan
deretan gubuk tradisional Sasak yang berada di lembah diapit oleh perbukitan.

Sebagai jalur geowisata, dari Puncak ini pula pengunjung bisa melihat bentukan sisa morfologi kaldera gunung purba Sembalun dan gunung terjal memanjang yang terbentuk akibat patahan geologi kearah barat daya - timur laut yang disebut gawir sesar pusuk.

Pusuk yang dulunya hanya dikenal sebagai tempat persinggahan, kini lebih dari itu, pusuk sekarang sebagai taman wisata alam dan saksi bisu sejarah panjang gunung purba di Sembalun.

Bila anda berkunjung saat ini, pastikan anda bawa jaket tebal karena sangat dingin dan harus berhati hati karena ada perbaikan jalan sepanjang jalan taman Gunung Rinjani menuju Pusuk.(RM)