SATUNUSA.CO, LOTIM - Kini Pemerintah Kabupaten Lombok Timur punya Rumah Sakit baru yaitu RSUD Labuhan Haji. Rumah sakit ini sudah mulai beroperasi sejak Agustus lalu, pelayanannya masih terbatas yaitu rawat jalan dan UGD.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. M. Hasbi Santoso mengungkapkan tahun 2020 pemerintah akan menyiapkan anggaran sekitar 40 milyar.

Anggaran ini digunakan untuk biaya operasional rumah sakit, insentif SDM terutama tenaga spesialis, fasilitas kesehatan termasuk membangun satu  kamar operasi yang membutuhkan biaya yang cukup besar.

" Kamar operasi ini menghabiskan 17 sampai 20 milyar, ini untuk satu kamar operasi," jelasnya, ditemui saat menghadiri deklarasi gerakan stunting di Desa Tirtanadi, beberapa waktu lalu.

Awalnya rumah sakit ini rencananya hanya berstatus Tipe D sesuai dengan SDM yang ada saat ini yang melayani dua spesialis yaitu penyakit dalam dan kebidanan. Namun karena ada putra daerah, dokter spesialis anak dan bedah yang baru lulus, maka diupayakan bisa ke tipe C. Peningkatan status ini diupayakan bulan April 2020.

" Rekan rekan jangan lupa, status rumah sakit itu ditentukan oleh jenis spesialisnya, bukan jumlah spesialisnya maupun fasilitass jumlah," ungkapnya.

Sementara itu RSUD Selong di waktu bersamaan setelah tuntas berbagai persyaratannya, papar Hasbi, statusnya akan dtingkatkan dari rumah sakit tipe C menjadi B. (rm/sn)