SATUNUSA.CO, LOTIM- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lombok Timur kembali mendekatkan pelayanan ke pelaku usaha, dalam bentuk progran DPMPTSP On The Spot/ pelayanan langsung di lapangan.
Kegiatan yang mengusung tema "Sinergi Pelayanan, Sosialisasi dan Pendampingan Izin Usaha melalui Online Single Submission(OSS) serta Persetujuan Bangunan Gedung (PBG)" berlangsung di Kantor Camat Sembalun, Senin (06/04)
Plt. Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Lombok Timur, Sosiawan Putraji, ST, M.Si menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kemudahan dan mendekatkan pelayanan bagi para pelaku usaha untuk mengurus legalitas perizinan berusaha.
Kegiatan ini tidak hanya melibatkan satu instansi, melainkan sebuah kolaborasi strategis untuk menyelesaikan hambatan perizinan dari hulu ke hilir.
" Kami ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah sebagai pelayanan dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan sinergi bersama PUPR dan Dinas lainnya, hambatan teknis yang sering dikeluhkan masyarakat bisa langsung kita diskusikan solusinya di tempat," ujarnya.
Adapun fokus kegiatan tersebut, meliputi pendampingan Online Single Submission (OSS)
membantu pelaku usaha dan investor skala besar di Sembalun untuk menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara langsung di lokasi.
Selain itu, kegiatan juga melakukan akselerasi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi perhatian serius.
" Menanggapi dinamika pembangunan di Sembalun yang kian pesat, tim teknis memberikan asistensi agar proses peralihan dari IMB ke PBG dapat dipahami dan segera dipenuhi oleh pemilik bangunan," jelasnya.
Sementara itu Camat Sembalun, Suherman, S.STP, M.M, menyambut baik kegiatan pelayanan langsung yang dilakukan oleh DPMPTSP di wilayah-wilayah kecamatan termasuk di Sembalun.
" Ini memiliki dampak positif bagi Sembalun.Dengan adanya pendampingan pelayanan langsung ini, diharapkan iklim investasi di Sembalun semakin sehat dan tertib administrasi. Hal ini krusial mengingat Sembalun merupakan destinasi wisata strategis yang memerlukan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan kelestarian alam," ungkapnya .
Kegiatan mendapat animo besar dari pelaku usaha, dengan banyaknya pelaku usaha yang datang mengurus NIB, PBG serta konsultasi penambahan luas dan kegiatan usaha lainnya.(*)

