SATUNUSA. CO, LOTIM - Puluhan pelaku dan komunitas peduli pembangunan pariwisata mengikuti bimbingan teknis pemanfaatan teknologi informasi dalam pariwisata yang dilaksanakan Dinas Pariwisata Lombok Timur di aula Kantor Desa Teros, kecamatan Labuhan Haji, Kamis, (12/03).
Pesertanya terdiri dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelajar dan paguyuban terune dedare Lombok Timur. Selama 2 hari, mereka dibekali dengan berbagai materi diantaranya, bagaimana pelaku wisata merancang paket wisata hingga menarasikan destinasi yang akan ditawarkan.
"Kita tak bisa lepaskan diri dengan teknologi, sehingga kita harus manfaatkan peluang ini untuk meningkatkan pengetahuan dalam membangun pariwisata," ungkap Muhir, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Lombok Timur selaku Panitia Penyelenggara Bimtek.
Pada kesempatan itu, Kadis Pariwisata Lombok Timur, Dr. Mugni menekankan penting pelaku wisata memahami teknologi dan bahasa dalam melayani para tamu yang berkunjung ke sejumlah destinasi Lombok Timur.
Lombok Timur, ujarnya punya potensi wisata yang beragam termasuk khasanah kearifan lokal dan kekuatan nilai keagamaan yang dimiliki masyarakat Lombok Timu selaras juga dengan pengembangan wisata halal yang menjadi ikon NTB.
Meski menurutnya wisata halal saat ini mulai redup dan tak banyak dibicarakan lagi, tapi Lombok Timur tegas Mugni berkomitmen akan membangkitkan kembali salah satu ragam pariwisata ini karena sesuai dengan kondisi Lombok Timur yang dikenal sebagai kota santri dan Lombok ssbagai pulau seribu masjid.
Dia berharap semua komponen punya komitmen yang sama dalam memajukan pariwisata sesuai dengan peran dan fungsi masing masing termasuk kerjasama yang baik antara kelompok sadar wisata atau Pokdarwis dengan pemerintah desa dalam memajukan sektor ini.
"Pokdarwis dengan pemerintah desa harus punya komitmen yang sama, berjalan seiring memajukan pariwisata," tandasnya.(Rm. SN)