SATUNUSA.CO, MATARAM – Pertama dalam sejarah Donor Darah di Bali Nusa Tenggara berhasil mendapatkan 1.056 kantong. Ketua PD INTI NTB, Alwan S Theo dan Rektor UIN Mataram, Prof Dr. KH.M. Masnun Tahir sama-sama mengapresiasi kegiatan tersebut.
‘’Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini, saya apresiasi,’’ tegas Ketua INTI NTB senang.
Rektor UIN juga salut atas pencapaian donor darah di Lombok Epicentrum Mall Mataram, Hari Minggu 15 Februari 2026. ‘
’Terima kasih setinggi tingginya kepada pendonor dan mitra kerja dalam kegiatan donor darah kebangsaan, berkat kolaborasi RSU Provinsi, RSU Kota Mataram, PMI Lombok Barat seluruh sponsor, panitia sehingga bisa mengumpulkan 1.056 kantong darah,’’ ujarnya.
Capaian ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat kemanusiaan untuk menyelamatkan sesama. Wakil Rektor II UIN, Prof. Dr. H.M. Saleh Ending yang hadir sampai acara selesai dan mengundi doorprize sepeda motor Honda yang diraih oleh Retno.
‘’Selamat kepada pemenang doorprize dan Alhamdulillah berhasil 1.056 kantong,’’ ujarnya.
Wakil Ketua PD INTI NTB, S Widjanarko mengatakan, INTI NTB sudah dua kali di tahun 2025 donor darah berhasil mengantongi lebih 900 kantong setiap donor.
‘’Kita bersyukur donor darah kebangsaan 2026 ini lebih dari 1000 kantong kita dapat,’’ ungkapnya.
Gubernur NTB, DR. H.Lalu M. Iqbal yang diwakili Kakesbangpol yang juga Kadispora NTB, H Surya Bahari menyambut baik donor darah dalam rangka Imlek dan Bulan Puasa Ramadhan ini.
‘’Apalagi hadiahnya banyak, nanti saya lapor Bapak Gubernur, kalau ada waktu luang semoga bisa ke sini (Epicentrum Mall, RED),’’ ujarnya.
Kepala Dinas Kesehatan NTB, Dr. H.Lalu M. Hamzi Fikri yang juga PLT. Dirut RSU Ptovinsi mengatakan. kebutuhan darah di NTB cukup besar dengan adanya donor darah kebangsaan yang digelar INTI dan UIN Mataram maka membantu pemenuhan kebutuhan darah NTB.
‘’Ini kegiatan bagus dan perlu dilanjutkan,’’ ujarnya.
‘’KETUA PANITIA KITA GANTUNG’’
Sekretaris PD INTI NTB, Khristo Sunggara saat rapat persiapan terakhir menyatakan semua pihak harus optimis bisa mencapai 1000 kantong.
‘’Kalau tidak Ketua Panitia, Pak Rudi kita gantung,’’ katanya.
Tentu saja semua peserta rapat kaget dengan pernyataan Sekretaris PD INTI NTB tersebut. Sebab dari pendaftaran online baik yang dilakukan oleh INTI NTB maupun UIN Mataram belum mencapai 600 calon peserta.
Karena pendaftaran online masih minim, Ketua Panitia minta kepada Wakil Ketua, Sekretaris Panitia dan semua panitia untuk kembali memposting dan bersurat mengajak para calon pendonor agar bisa tembus 1000 kantong.
Khristo mengatakan bahwa untuk menggantung Ketua Panitia tersebut bukan serius. ‘’Ini hanya bercanda,’’ ungkapnya yang membuat peserta rapat tertawa dan plong.
Ko Awi, Ko Wetak dan Ko Wecung dari seksi perlengkapan dan akomodasi menyatakan pihaknya sudah mempersiapkan semuanya. Di samping itu Humas Protokol dan mahasiswa UIN juga banyak membantu
Ko Hok dan Ko Unang dari Seksi doorprize menyambut baik banyaknya doorprize.
‘’Doorprize sampai hari terakhir terus bertambah,’’ ungkapnya.
Tacik Siaome dan kawan kawan dari Seksi Goodiebag mengatakan atas arahan Ketua INTI NTB persiapan goodeibag 1200 sudah rampung.
‘’Tapi Pak Ketua minta tambah lagi jadi 1211 kantong yang disiapkan panitia.
Ko Budi, Ko Ari, Ko Ayang dari Seksi acara merasa surprise memandu acara donor darah kebangsaan ini.
‘’Biasa nge MC Cuma 1 sampai 2 jam tapi ini lebih 8 jam,’’ kata trio ganteng ini tertawa.
Acara menyambut tahun baru Imlek ini Barongsai, Tai Chi, Dance dan nyanyi. Widjanarko dan Ketua JMSI NTB, Boy Mashudi tampil memukau dan memberikan saweran kepada peserta yang ikut jogetan.
Yang tak kalah suksesnya adalah lomba foto Selfie pendonor darah. Dewan Juri yang terdiri dari Silvia Chen chen, Cindrawati dan Sriti merasa cukup sibuk dengan banyaknya peserta. Animo bagus dan pesertanya berkualitas.
Ketua PMI Lobar, Haris mengharapkan kerjasama yang baik dengan berhasil mengumpulkan 1.056 kantong ini merupakan bentuk komitmen kerja keras bersama.
‘’Kita bisa rencanakan ke depan yang lebih besar,’’ ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan Solikin dari RSU Provinsi dengan tingkat soliditas antar OPD. Kepala UTD RSU Kota, Dokter Putri Sunari juga senang dengan pencapaian ini. ‘’Semoga ke depan bisa ditingkatkan,’’ semangatnya.
Dian staf UTD RSU Kota juga mengamini harapan tersebut. Apalagi menjelang sore banyak kursi pendonor di RSU Kota yang kosong.
Dari sponsor Krida dan Bank Dinar juga menyambut baik pencapaian donor darah yang bisa tembus di atas 1000 kantong.
‘’Bank Dinar baru ikut sponsor semoga ke depan juga bisa,’’ ujar staf Bank Dinar. (*)

