SATUNUSA.CO,LOTIM – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mendapatkan dukungan segar dalam upaya memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Melalui langkah konkret dan kolaboratif, BPJS Kesehatan Cabang Selong resmi menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur melalui program Skema Sharing Iuran.
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara BPJS Kesehatan dengan Baznas Lombok Timur berlangsung di Selong, Kamis (16/07/2026).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini sebagai langkah nyata dukungan bagi komitmen Pemerintah Daerah dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) yang inklusif. Melalui program ini, Baznas Lombok Timur turut hadir meringankan beban pemerintah daerah dengan mengalokasikan dana zakat, infak, dan sedekah untuk memberikan kepastian jaminan kesehatan kepada 1.000 warga miskin yang belum tercover program Jaminan Kesehatan yang diberikan pemerintah.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Selong Adrika Wendy menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inisiatif luar biasa dari Baznas Lombok Timur. Menurutnya, kolaborasi ini adalah potret nyata bagaimana dana sosial keagamaan dapat dioptimalkan untuk menyentuh aspek paling mendasar dari kesejahteraan masyarakat, yaitu kesehatan.
"Ini sebagai langkah nyata membantu meringankan beban warga miskin sekaligus wujud dukungan ke pemerintah daerah dalam mengentaskan angka kemiskinan",ujarnya.
"Kami terima kasih dan apresiasi atas kerjasama dan kolaborasi yang dibangun selama ini, terutama Pemda dan Baznas telah mendaftarkan warga kurang mampu menjadi peserta JKN", imbuh Wendy.
Sementara itu, Ketua Baznas Lombok Timur H. Muhammad Kamli mengatakan sebagai bagian dari pemerintah daerah, Baznas telah melaksanakan berbagai program termasuk diantaranya memberikan perlindungan sosial dengan mendaftarkan warga kategori miskin ekstrem menjadi peserta JKN melalui skema sharing iuran.
Tahun ini, ujarnya, ada 1.000 warga kategori miskin ekstrem mendapat jaminan perlindungan sosial menjadi peserta BPJS kesehatan. Baznas akan membayar iuran mereka secara rutin setiap bulan selama satu tahun.
"Pada penandatanganan MOu kita yang baru sekarang ini, ada 1000 orang",ucapnya.
Keterlibatan Baznas ini, tegasnya, sebagai wujud komitmen untuk mendukung program pemerintah daerah dalam mengentaskan angka kemiskinan terutama warga kategori miskin ekstrem.
"Mudahan upaya yang dilakukan dimudahkan oleh Allah, warga Lotim makin sejahtera, angka kemiskinan di daerah kita bisa terus menurun",Imbuhnya. (*)

