Ilustrasi ngerampek. Foto original: Edmond Ken

Ngerampek Cara Panen yang Mulai Terpinggirkan

Berampek atau ngerampek dalam bahasa sasak, sebuah proses panen padi yang dilakukan secara trsdisional. Orang yang melakukannya disebut Perampek, (tukang panen)

Ngerampek, dilakukan dengan cara memisahkan batang dengan bulir padi dengan alat bantu biasanya  berupa papan kayu atau kayu kelapa yang dipadukan dengan bambu.

Saat ini, kegiatan ngerampek tidak sebanyak di masa lalu, bahkan nyaris punah. Sebagian  petani beralih menggunakan mesin perontok bulir padi. Hanya di beberapa tempat masih bisa dijumpai.

Dengan adanya ngerampek, banyak warga lokal yang bisa bekerja, disamping makna kebersamaan antara pemilik lahan dengan perampek, namun posisi mereka kini banyak tergantikan oleh teknologi kecepatan mesin. Memamg dengan mesin membutuhkan tenaga kerja, namun tidak sebanyak dengan tenaga yang dibutuhkan dalam berampek. Soal ongkos ngerampek, tidak jauh berbeda dengan ongkos menggunakan mesin perontok.

Terlepas dari itu semua, ngerampek cara tradisional dan pernah sangat populer yang dilakukan petani di masa lalu yang sangat terasa manfaatnya terutama untuk tenaga kerja.

Kini, ngerampek mulai terpinggirkan seiring waktu dan perputaran zaman.(wedo) 

Facebook Google Twitter