SATUNUSA.CO, LOTIM - Puskesmas (PKM) Kotaraja Kecamatan Sikur Lombok Timur sejak Jumat kemarin mulai sepi. Pintu gerbang Puskesmas digembok, tidak ada aktifitas dari petugas kesehatan maupun pengunjung seperti hari biasanya.

Penutupan layanan kesehatan ini dilakukan untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona (Covid 19) setelah 6 petugas medis yang bertugas di Puskesmas tersebut dinyatakan reaktif dari hasil rapid tes.

"Untuk mencegah penularan lebih luas, kebijakan yang diambil menutup sementara Puskesmas Kotaraja selama 14 hari," jelas Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Lombok Timur, Dr. Pathurrahman, Jumat (02/05).

Bagi warga yang ingin memanfaatkan layanan kesehatan, lanjutnya untuk sementara bisa mendapat pelayanan di Puskesmas terdekat seperti Puskesmas Montong Gading, Sikur dan Lendang Nangka.

Sementara itu, petugas medis yang dinyatakan reaktif tersebut saat ini berada di ruang isolasi RSUD Labuhan Haji setelah dipindah dari pusat karantina, Rusunawa Labuan Lombok. Sebelumnya, mereka menjalani rapid test bersama 44 petugas medis lainnya.

"Kami akan segera me-rapid test beberapa staf (red : Puskesmas) Kotaraja dan kontak-kontak yang lain , berdasarkan hasil penelusuran tadi pagi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, dr. H.M.Hasbi Santoso, M.Kes, Sabtu pagi, (02/05). (ram)